-->
SMA Pasundan 5 Bandung

Asesmen Nasional Berbasis Komputer ( ANBK ) untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan

 

Pelaksanaan ANBK di SMA Pasundan 5 Bandung
smapasundan5bdg.sch.id - SMA Pasundan 5 Bandung telah melaksanakan kegiatan Asesmen Nasional Berbasis Komputer atau yang disingkat ANBK dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di sekolah.

Asesmen Nasional (AN) adalah program evaluasi yang diselenggarakan oleh Kemdikbud untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan memotret input, proses, dan output pembelajaran di seluruh satuan pendidikan.

Pendidikan pada dasarnya bertujuan untuk mengembangkan karakter dan kompetensi murid. 

Adapun komponen dalam pendidikan terbagi kedalam 3 (tiga) komponen, yaitu :

  1. Kurikulum
  2. Pembelajaran
  3. Asesmen
Asesmen diperlukan untuk menilai efekivitas pembelajaran dan ketercapaian kurikulum. Informasi dari asesmen nasional dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki proses pembelajaran.

Asesmen Nasional tidak dirancang menghakimi sekolah, atau pemeringkatan sekolah. Informasi yang diperoleh digunakan untuk meningkatkan perbaikan kualitas belajar mengajar yang pada gilirannya akan meningkatkan hasil belajar murid.

Asesmen Nasional dilaksanakan dengan menggunakan 3 (tiga) instrumen, yaitu:
  1. Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) yang difokuskan pada Literasi dan Numerasi
  2. Survei Karakter
  3. Survei Lingkungan Belajar

1. Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) 

Komponen AKM - Literasi dan Numerasi (Pusmendik)
Komponen Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) terdiri dari Literasi Membaca dan Numerasi, berikut penjelasannya:

a. Literasi Membaca

Literasi membaca adalah kemampuan untuk memahami, menggunakan, mengevaluasi, merefleksikan, berbagai jenis teks untuk menyelesaikan masalah dan mengembangkan kapasitas individu sebagai warga Indonesia dan warga dunia agar dapat berkontribusi secara produktif di masyarakat.

b. Numerasi

Numerasi adalah kemampuan berpikir menggunakan konsep, prosedur, fakta, dan alat matematika untuk menyelesaikan masalah sehari-hari pada berbagai jenis konteks yang relevan untuk individu sebagai warga Indonesia dan waga dunia.

2. Survei Karakter

Survei Karakter sebagai instrumen dari ANBK (Pusmendik)
Suvei Karakter dikerjakan oleh murid untuk mendapatkan informasi hasil belajar sosial-emosional.

Survei karakter mengukur 6 (enam) profil pelajar pancasila, yaitu:
  1. Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
  2. Berkebinekaan Global
  3. Bergotong-royong
  4. Mandiri
  5. Bernalar Kritis
  6. Kreatif

3. Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar)

Sulingjar sebagai instrumen dari ANBK (Pusmendik)
Survei Lingkungan Belajar mengumpulkan informasi tentang kualitas proses pembelajaran dan iklim yang menunjang pembelajaran.

Sasaran dari Asesmen Nasional adalah ditujukan kepada Murid, Guru dan Kepala Sekolah.  Murid akan mengikuti Asesmen Kompetensi Minimum, Survei Karakter dan Survei Lingkungan Belajar. Sementara Guru dan Kepala Sekolah hanya mengikuti Survei Lingkungan Belajar. 

Untuk peserta Asemen Nasional yang diikuti oleh Murid dipilih secara acak dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang untuk SD/MI, sebanyak 45 orang untuk SMP/MTs, dan sebanyak 45 orang untuk SMA/SMK/MA.





0 Response to "Asesmen Nasional Berbasis Komputer ( ANBK ) untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel